Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan
komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola
obyek wisata setempat.
Komentar - komentar
rosalyna 14/09/08 05:03
bagus bgt rumahnya unik dan bersih... salah satu budaya Indonesia yang harus dilestarikan agar tidak diakui oleh negara tetangga. setelah lagu2 indonesia sapa tau bsk rumah adat indonesia juga diklaim milik-"nya". semoga anda bisa berkunjung ke batu sangkar utk mensukseskan visit indonesia!
Memang Rancak bana rumah tu.. dak ado yang bisa ngalahi keindahan arsitektur rumah gadang dari Sumatera Barat. hayo siapa yang bisa bilang kalo ada rumah adat lain yang lebih indah dari rumah adat ini???
Salam... Bukan kami seenak mengklaim budaya orang. Nan Urang Awak ndak hanyo di Sumbar, malah di Nagari Sembilan, Malaysia. Transmigrasi Minangkabau Sumatra Barat ke Nagari Sembilan, Malaysia adalah seawal kurun ke-15 sebelum berdirinya negera yang bernama Indonesia dan Malaysia dan sebelum menyebarnya kuasa-kuasa barat (kolonial) di seluruh Nusantara. Bahkan, sebuah laporan yang tersimpan dalam arsip di Perpustakaan Leiden, Negeri Belanda, menyebutkan tentang “The Minangkabau State in Malay Peninsula” (Negara Minangkabau di Semenanjung Malaya). Sudah pastinya transmigrasi warga Sumbar ini turut membawa bersama mereka adat serta budaya. Maka kami juga punya hak ke atas budaya itu. Buat sodara Rosalyna silakan berkunjung ke Nagari Sembilan dan saksikan sendiri kedekatan kami dengan Sumatra Barat. Malah Seremban (Ibukota Negeri Sembilan) adalah kota kembar Bukit Tinggi, Sumbar. Justru itu saya pinta agar semuanya janganlah terlalu emosi, kerna Malaysia & Indonesia itu serumpun punya hubungan kekeluargaan yang sangat dekat. Maaf jika ada yang tidak berkenan. Wassalam...
Riki Remalta 20/02/09 06:40 Cilegon
ambo setuju bana, ndak ado rumah adat di indonesia iko yang bisa manyamoi keindahan rumah adat daerah awak. arsitekturnyo ajo butuh wakatu yang lamo dan harus jeli, teliti. setiap bagian dari arsitektur itu punyo arti. klo urang malaysia mengakui rumah gadang itu punyo inyo berarti samo ajo inya taragak mati samo urang padang.
Vivi Primayanti 30/10/09 08:49 Banyuwangi
Kagum sekali atas keanekaragaman budaya di Indonesia...
bapak admin saya mau minta tolong bisa gak di buka kotak amal untuk rumah adat nenek moyang kami (rumah gadang) rumah gadang kami itu mau roboh gara2 terkena gempa bumi...
jika bisa kirim balasan ke email saya : rizkik47@yahoo.co.id