Pengunjung Online : 310
Hari ini :727
Kemarin :15.604
Minggu kemarin:138.056
Bulan kemarin:364.865

Anda pengunjung ke 48.039.361
Sejak 01 Muharam 1429
( 10 Januari 2008 )

Pengunjung baru?
   |   

Ads_C1
Sabtu, 24 Jumadil Akhir 1435 (Jumat, 25 April 2014)
Custom Search
Museum Adityawarman
Kota Padang - Sumatra Barat - Indonesia
Museum Adityawarman
Museum Adityawarman di Kota Padang
Rating : Rating 2.9 2.9 (38 pemilih)

A. Selayang Pandang

Museum Negeri Provinsi Sumatera Barat mulai dibangun  pada tahun 1974 dan diresmikan pada tanggal 16 Maret 1977. Pada tanggal 28 Mei  1979, meseum tersebut diberi nama "Adityawarman". Nama Adityawarman  diambil dari nama seorang Raja besar yang pernah berkuasa di Minangkabau, sezaman  dengan Kerajaan Majapahit pada masa Patih Gajah Mada.

Museum Adityawarman merupakan museum budaya  terpenting di Sumatera Barat. Museum tersebut berfungsi sebagai tempat  menyimpan dan melestarikan benda-benda bersejarah seperti cagar budaya  Minangkabau, cagar budaya Mentawai dan cagar budaya Nusantara. Untuk menjaga kelestarian  koleksi benda-benda bersejarah tersebut, pemerintah setempat membentuk tim kecil  yang bertugas sebagai tenaga educator, konservator, preparator dan pustakawan.

B. Keistimewaan

Koleksi utama yang terdapat di Museum Adityawarman dikelompokkan ke dalam sepuluh macam jenis koleksi, yaitu: Geologika/Geografika, Biologika, Etnografika, Arkeologika, Historika, Numismatika /Heraldika, Filolo­gika, Keramologika, Seni Rupa  dan Teknalogika.  Dari sepuluh macam jenis koleksi tersebut dapat dirinci sebagai berikut. Jenis Geologika/Geografika, terdiri dari beraneka ragam Permata, Granit, Andesit Peta, dan alat pemetaan. Jenis Biologika, terdiri dari beberapa rangka manusia purba, rangka hewan dan tumbu­h-tumbuhan. Jenis Etnografika, terdiri dari benda-benda bersejarah yang menggambarkan suatu kegiatan budaya dan identitas suatu etnis. Jenis Arkeologika terdiri dari benda-benda bersejarah hasil budaya yang dihasilkan pada masa pra-sejarah  hingga masa masuknya budaya Barat. Jenis Historika koleksinya terdiri dari benda-benda bersejarah yang berkaitan dengan keorganisasian, tokoh dan negara. Jenis Numismatika /Heraldika koleksinya terdiri dari beraneka ragam jenis mata uang atau alat tukar, tanda jasa berupa pangkat, cap dan stempel. Jenis  kolesi Filolo­gika koleksinya terdiri dari naskah-naskah kuno. Jenis Keramologika koleksinya terdiri dari barang-barang pecah belah peniggalan masa lalu. Jenis kelompok  seni rupa koleksinya terdiri dari seni pengalaman artistik yang dapat dilihat  melalui objek-objek 2 dimensi dan 3 dimensi. Terakhir jenis kelompok Teknalogika, koleksinya yang terdiri dari benda-benda peninggalan yang menggambarkan perkembangan  teknologi dari tradisional sampai modern.

Koleksi pendukung yang dimiliki museum Adityawarma  adalah benda purbakala peninggalan Kerajaan  Dharmasraya, yaitu berupa duplikat patung Bhairawa dan patung Amoghapasa. Di samping itu juga ada koleksi pending yang terbuat dari perak yang dilapisi emas tua seberat 17,5 gram dan  dilengkapi permata berwana putih mengkilat pada bagian tengahnya. Pending sering  dipakai oleh penghulu pada setiap upacara adat di Minangkabau.

Koleksi museum terletak dalam sebuah bangunan rumah adat Minangkabau (Rumah Gadang) dengan satyle bangunan Gajah Maharam. Di depan bangunan museum tersebut, terdapat dua buah lumbung padi sebagai pelengkap bangunan Rumah Gadang, kemudian dipadukan dengan miniatur pedati, bendi dan pesawat perang sisa peninggalan perang dunia ke-II.

C. Lokasi

Museum Adityawarman terletak di Jl. Diponegoro No. 10, Kota Padang, Sumatera    Barat, Indonesia.

D. Akses

Museum Adityawarman berada di pusat Kota  Padang. Akses untuk mencapai lokasi objek wisata cukup mudah, dari bandara Ketaping Padang bisa langsung menuju lokasi dengan menggunakan angkutan umum yang melayani rute  Bandara Ketaping-Kota Padang.  

E. Tiket

Dalam proses konfirmasi.

F. Akomodasi dan fasilitas Lainnya

Bagi para wisatawan yang datang dari luar kota dan ingin menginap,  tidak perlu khawatir. Karena di Kota Padang banyak tersedia hotel yang nyamam untuk ditempati. Begitu juga dengan masalah makanan dan minuman, para wisatawan bisa memilih tempat yang cocok untuk bersantap ria, karena di Kota Padang banyak  terdapat restoran dan rumah makan.

(Noor Fadlli Marh/wm/18/02-08)


Share
Facebook
Dibaca 14.786 kali
Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan
komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola
obyek wisata setempat.
Komentar - komentar

wulandari   03/10/08 09:17
komp.araipinang

Fasilitas sudah cukup bagus. Namun, pemandangannya kurang mengenakkan, karena saya perhatikan banyak orang yang berpacaran di situ. Sekian, trima kasih
Shasha   09/12/08 08:47
mingkudu

Wisatax bgs bgt, Q pasti bkaln dtg k sna dech, coz d sumbar kan jg baxk wisata lainx.
romi   29/04/09 04:59
denpasar bali

andai saja pengelolaan museum dilakukan secara maksimal, mungkin kita bisa mengangkat nama sumatera barat dan bisa melebihi bali. karna saya kuliah di bali, dan melakukan studi perbandingan pariwisatanya. Pengelolaan wisata di Sumatera Barat harus diperketat dengan Zoning perlindungan agar aset budaya kita yang sangat berharga dapat lestari!
Jodi   05/07/09 04:11
padang panjang

museum ini sering dijadikan tempat mesum!
Komentar Anda tentang obyek wisata di atas :
Nama : *
Alamat : *
Email : *
URL / Website :
Misal : http://www.wisatamelayu.com/
Komentar - komentar : *
Komentar anda akan dimoderasi oleh administrator terlebih dahulu.
    your browser doesn't support image
Masukkan text diatas
*
   
* = Harus diisi
Fasilitas
  • Hotel
  • Bank
  • ATM dan Penukaran Uang
  • Pusat Informasi Wisata
  • Restoran dan Cafe
  • Biro Perjalanan
  • Souvenir / Cindera Hati
  • Imigrasi
  • Konsulat
  • Terminal Bus
  • Stasiun Kereta Api
  • Pelabuhan Laut / Dermaga
  • Pelabuhan Udara / Bandara
  • Maskapai Penerbangan
  • Kantor Pos
  • Telekomunikasi
  • Rumah Sakit
  • Fotografi & Studio
  • Catering
  • Fasilitas Lainnya
Ads