Pengunjung Online : 1.502
Hari ini :13.607
Kemarin :15.095
Minggu kemarin:93.155
Bulan kemarin:318.741

Anda pengunjung ke 48.391.021
Sejak 01 Muharam 1429
( 10 Januari 2008 )

Pengunjung baru?
   |   

Ads_C1
Jum'ah, 26 Ramadhan 1435 (Kamis, 24 Juli 2014)
Custom Search
Beranda > Obyek Wisata Bengkulu - Indonesia > Kota Bengkulu > Wisata Museum > Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu
Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu
Kota Bengkulu - Bengkulu - Indonesia
Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu
Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu
Rating : Rating 3 3 (12 pemilih)

A. Selayang Pandang

Sejarah perjuangan Bung Karno dalam memerdekakan Indonesia dari penjajahan Belanda tidak dapat dilepaskan dari pengasingan-pengasingan yang pernah dialaminya. Salah satu tempat pengasingan Soekrano berada di Propinsi Bengkulu. Selama pengasingannya di Bengkulu, Bung Karno ditempatkan di sebuah rumah yang awalnya adalah tempat tinggal orang Cina yang bernama Tan Eng Cian. Tan Eng Cian adalah pengusaha yang menyuplai bahan pokok untuk kebutuhan pemerintahan kolonial Belanda. Soekarno menempati rumah tersebut dari tahun 1938 hingga tahun 1942. Rumah ini berjarak sekitar 1,6 km dari Benteng Malborough. Rumah yang berada pada koordinat 0,3o 47l 85,1ll Lintang Selatan dan 102o15l 41,7ll  Bujur Timur ini berada di ketinggian 64 m di atas permukaan laut.

Rumah yang dibangun pada awal abad ke-20 ini berbentuk empat persegi panjang. Bangunan ini tidak berkaki dan dindingnya polos. Pintu masuk utama berdaun ganda, dengan bentuk persegi panjang. Bentuk jendela persegi panjang dan berdaun ganda. Pada ventilasi terdapat kisi-kisi berhias. Rumah dengan halaman yang cukup luas ini memiliki atap berbentuk limas. Luas bangunan rumah ini adalah 162 m2, dengan ukuran 9 x 18 m.  

Dulu luas keseluruhan rumah ini mencapai 4 hektar. Selain rumah utama, ada beberapa bangunan lain. Dengan berjalannya waktu, oleh Pemerintah Propinsi Bengkulu lahan yang ada kemudian dibagi-bagi untuk rumah penduduk dan sebagian untuk gedung instansi pemerintah daerah setempat.


Papan nama Rumah Kediaman Bung Karno

B. Keistimewaan

Di dalam rumah pengasingan ini tersimpan benda-benda peninggalan Bung Karno yang memiliki nilai sejarah. Benda-benda tersebut merupakan saksi bisu yang menemani sang Proklamator dalam menyusun strategi-strategi perjuangan selama di pengasingan. Meskipun rumah ini tidak terbilang besar, namun pembagian ruang dan penataan benda-benda berharga tersebut cukup rapi dan teratur.

Di teras, selain meja dan kursi, ada dua lemari kecil, satu untuk menyimpan berbagai jenis suvenir dan satu lagi menjadi tempat menyimpan makanan khas Bengkulu dan berbagai jenis kue lainnya. Bergeser sedikit ke dalam rumah, pengunjung dapat menjumpai sepasang kursi tua. Di sisi kanan terdapat tiga buah kamar dan di sisi kiri terdapat dua kamar tidur. Di dalam kamar tidur terdapat ranjang besi yang merupakan tempat tidur Bung Karno saat ia menghuni rumah ini. Di dalam satu dari tiga kamar lainnya, yang terletak di bagian depan, terpajang duplikat sepeda tua, kendaraan yang biasa dipakai Bung Karno untuk bepergian ketika itu.

Meja-kursi di ruang tamu (kiri), dan kamar tidur Bung Karno (kanan)

Di kamar paling tengah ditempatkan sebuah lemari gandeng berukuran 2 x 1,5 meter, tempat buku koleksi Bung Karno dipajang. Sebuah lemari pakaian menyimpan pakaian serta beberapa benda bekas pemain sandiwara ketika itu, seperti kebaya dan payung tua terbuat dari kertas. Semuanya telah tampak usang dan pudar warnanya.

Kamar terakhir, pada bagian belakang, tampak kosong, tapi pada setiap bagian dinding terpajang bingkai-bingkai foto berukuran besar; tampak foto-foto Bung Karno beserta Ibu Inggit dan keluarga serta kerabatnya yang lain, termasuk foto Fatmawati yang ketika itu baru beranjak dewasa.

Pada bagian belakang rumah terdapat beranda dengan sepasang kursi santai. Pada bagian kanan terdapat bangunan memanjang ke belakang, terdiri atas lima petak, di antaranya merupakan kamar kecil atau kamar mandi, sedangkan yang lainnya berfungsi sebagai gudang dan dapur.

Namun, koleksi peninggalan yang sebenarnya paling berharga di dalam rumah ini adalah buku-buku Bung Karno yang jumlahnya mencapai ratusan buah. Deretan buku-buku tebal tersebut meliputi pelbagai jenis, seperti karya sastra klasik, ensiklopedia, data kepemimpinan Jong Java, hingga Alkitab Pemuda Katolik. Sayang sekali, buku-buku yang sebagian besar berbahasa Belanda itu sudah dalam keadaan rapuh dan hancur termakan usia. Jika diprosentasikan, sekitar 60 persen dari semua buku yang ada di Rumah Pengasingan Bung Karno ini rusak parah. Sampul buku sebagian besar berlubang atau hancur. Warna buku pun sudah memudar dan rapuh. Tidak ada alat pengatur suhu atau sarana penjaga keawetan buku, seperti layaknya sebuah museum.


Koleksi buku dan benda peninggalan lainnya

Selain buku koleksi Bung Karno, puluhan seragam kelompok Tonil Monte Carlo juga disimpan di rumah ini. Sungguh disayangkan, di dalam lemari penyimpanan ini juga tidak dilengkapi dengan pengatur suhu dan cahaya untuk mencegah kerusakan akibat pelapukan dan pelbagai faktor lain.

C. Lokasi

Rumah Pengasingan Bung Karno berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Propinsi Bengkulu, Indonesia.

D. Harga Tiket

Dalam konfirmasi.

E. Akses

Letaknya yang masih berada di pusat Kota Bengkulu, membuat Rumah Pengasingan Bung Karno mudah untuk diakses. Dari Bandar Udara Fatmawati Bengkulu, pengunjung dapat menggunakan taksi, bus, atau mobil sewaan untuk sampai di lokasi obyek wisata ini. Sedangkan jika pengunjung berangkat dari arah Terminal Bus Bengkulu, pengunjung dapat menggunakan bus kota jurusan Jalan Soekrano-Hatta, turun di Kelurahan Anggut Atas, kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu.

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Di sekitar Rumah Pengasingan Bung Karno terdapat sarana akomodasi dan fasilitas yang cukup lengkap, seperti hotel/rumah penginapan, rumah makan, shopping center (pusat perbelanjaan), mini market, kios cendramata, kios voucher handphone, sarana ibadah (masjid dan gereja), warung telekomunikasi, juga warung internet, dan lain-lain.

(Afthonul Afif/wm/27/06-08)
___________

Sumber foto: jackoagun.multiply.com


Share
Facebook
Dibaca 8.560 kali
Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan
komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola
obyek wisata setempat.
Komentar - komentar

agus setiyanto   12/10/08 04:30
jl.iskandar no 80 Tengah Padang Bengkulu

Warisan Bung Karno "Sandiwara Tonil Monte Carlo" di Rumah Bung Karno berupa properti pementasan dll sudah dibukukan. judul bukunya: Bung Karno Maestro Monte Carlo (Kumpulan Naskah Sandiwara Bung Karno semasa pengasingannya di Bengkulu 1938-1942)ditulis oleh Agus Setiyanto, penerbit Ombak Yogya 2006. silahkan dibaca!
salam... penulis dari bengkulu.
eleo   12/05/09 03:26
kutek depok

sayang banget ya, banyak orang yang ga tau kalo bengkulu itu punya tempat sepenting itu sebagai saksi bersejarah. mudah-mudahan pemda dapat meliriknya lagi. saya copy ya, biar temen-temen juga bisa ngeliat. salam dari anak bengkulu selatan.
Komentar Anda tentang obyek wisata di atas :
Nama : *
Alamat : *
Email : *
URL / Website :
Misal : http://www.wisatamelayu.com/
Komentar - komentar : *
Komentar anda akan dimoderasi oleh administrator terlebih dahulu.
    your browser doesn't support image
Masukkan text diatas
*
   
* = Harus diisi
Fasilitas
  • Hotel
  • Bank
  • ATM dan Penukaran Uang
  • Pusat Informasi Wisata
  • Restoran dan Cafe
  • Biro Perjalanan
  • Souvenir / Cindera Hati
  • Imigrasi
  • Konsulat
  • Terminal Bus
  • Stasiun Kereta Api
  • Pelabuhan Laut / Dermaga
  • Pelabuhan Udara / Bandara
  • Maskapai Penerbangan
  • Kantor Pos
  • Telekomunikasi
  • Rumah Sakit
  • Fotografi & Studio
  • Catering
  • Fasilitas Lainnya
Ads