Pengunjung Online : 219
Hari ini :184
Kemarin :9.882
Minggu kemarin:108.773
Bulan kemarin:455.925

Anda pengunjung ke 48.915.115
Sejak 01 Muharam 1429
( 10 Januari 2008 )

Pengunjung baru?
   |   

Ads_C1
Sabtu, 07 Muharam 1436 (Jumat, 31 Oktober 2014)
Custom Search
Masjid At-Tin
Kota Jakarta Timur - DKI Jakarta - Indonesia
Masjid At-Tin
Masjid At-Tin
Rating : Rating 2.5 2.5 (11 pemilih)

A. Selayang Pandang

Masjid At-Tin adalah satu di antara dua masjid megah di kawasan TMII, selain Masjid Diponegoro. Masjid yang mulai dibangun pada April 1997 ini menempati area tanah seluas 70.000 meter persegi dengan kapasitas sekitar 9.000 orang di dalam masjid dan 1.850 orang di selasar tertutup dan plaza. Bangunan masjid yang berada di wilayah Jakarta Timur ini didesain oleh dua orang arsitek dari satu keluarga bernama Fauzan Noe‘man (anak) dan Ahmad Noe‘man (ayah).

Nama At-Tin diambil dari salah satu surah dalam Al-Quran yang merupakan wahyu ke-27 yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW, atau surah ke-95 dalam urutan penulisan Al-Qur‘an. Nama surah itu adalah At-Tin yang berarti sejenis buah yang sangat manis, lezat, dan penuh gizi. Buah ini dipercayai mempunyai manfaat yang banyak, baik sebelum matang maupun sesudahnya.

Selain diinspirasi dari surah Al-Qur‘an, pemberian nama At-Tin sebenarnya juga merupakan upaya untuk mengenang jasa-jasa istri mantan Presiden Soeharto yang bernama Ibu Tien atau lengkapnya Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto. Memang, pendirian Masjid At-Tin sejak awal merupakan usaha anak-cucu Presiden Soeharto untuk mengenang ibunda/nenek mereka. Pendirian masjid ini terlaksana berkat bantuan Yayasan Ibu Tien Soeharto yang merupakan yayasan milik anak-keturunan Ibu Tien Soeharto. Oleh karenanya, nama At-Tin tentu dimaksudkan sebagai doa dan perwujudan rasa cinta yang tulus dari anak/cucu kepada ibunda/nenek mereka.

Pembangunan Masjid At-Tin selesai pada tahun 1999 dan dibuka secara umum pada tanggal 26 November 1999. Sejak selesai dibangun, masjid ini telah menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar dan para pengunjung TMII. Selain itu, keberadaan masjid ini juga berperan untuk menambah semarak kegiatan syiar Islam di Kota Jakarta. 

B. Keistimewaan

Masjid At-Tin mempunyai keunikan dan kekhasan tersendiri, baik dari segi arsitektur bangunan, hiasan ornamen, maupun desain dalam dan luar ruangannya. Gaya arsitektur masjid ini berusaha menonjolkan dan mengekspos lekukan bentuk anak panah pada dinding di hampir semua sudut dan ornamen yang menghiasinya. Lekukan anak panah ini terlihat secara jelas pada bagian muka masjid dari arah pintu masuk. Dengan begitu, wisatawan yang berkunjung ke masjid ini akan dapat melihat dengan leluasa lekukan-lekukan panah yang ditampilkan, sebelum memasuki ruang dalam masjid.

Pada bagian muka (sisi timur) masjid, terdapat taman luas dengan pepohonan rindang yang mengitari plaza berbentuk lingkaran yang terbuat dari marmer berwarna krem. Dari plaza menuju arah muka masjid, terdapat jalan yang terletak di kanan dan kiri plaza. Bagian muka masjid tersebut secara terinci menampilkan tiga lekukan anak panah yang bagian tengahnya didominasi dengan warna abu-abu. Motif yang ditampilkan pada lekukan berbentuk anak panah ini sepintas menyerupai tebaran bunga, karena dihiasi oleh sejumlah gambar bermotif bunga di tengahnya. Selain tiga lekukan berbentuk anak panah tersebut, juga terdapat dua lekukan anak panah lagi (ukurannya lebih kecil) pada sisi kanan dan kiri dinding masjid.

Selain itu juga tampak dari bagian muka masjid sebuah kubah utama yang diapit oleh empat kubah kecil. Pada bangunan kubah-kubah kecil ini juga dipenuhi lekukan berbentuk anak panah yang lebih tinggi dan runcing.  

Mencoloknya lekukan, konstruksi, dan ornamen yang berbentuk anak panah pada tiap bagian masjid ini memberikan gambaran bahwa rancang bangun masjid At-Tin didesain se-minimal mungkin untuk mengekspos elemen estetis terputus dengan mengedepankan gerakan geometris yang terus bersambung seperti yang tergambar dalam sudut masing-masing anak panah yang saling berhubungan. Bentuk anak panah ini memiliki makna agar umat manusia tidak pernah berhenti mensyukuri nikmat Allah—seperti  terlukis dalam bentuk anak panah—mulai dari titik awal hingga titik akhir.

Kekhasan lain yang terdapat pada masjid ini adalah pintu masuk utama masjid yang terdiri dari dua dinding tanpa daun pintu. Pintu masuk ini juga berbentuk seperti anak panah. Setelah melewati pintu utama, pengunjung akan disuguhi kolam air mancur yang pada bagian pinggirnya dapat berfungsi sebagai tempat duduk para pengunjung. Kolam air mancur dengan keramik warna hijau muda ini juga berbentuk seperti anak panah. Dari arah pintu utama, pengunjung dengan mudah dapat menuju ke arah lantai dasar yang digunakan untuk ruang serbaguna, tempat wudu (pria/wanita), ruang mushaf, ruang rapat kecil, perpustakaan, ruang audiovisual, dan ruang internet. Selain ruang-ruang tertutup ini, area lantai dasar masjid ini dikelilingi teras terbuka di mana para pengunjung dapat dengan leluasa melihat ke arah taman.

Lantai dasar masjid ini dikelilingi oleh tangga-tangga sebagai jalan menuju ke arah lantai satu. Melalui pintu utama, para pengunjung dapat menggunakan dua tangga utama dan sebuah eskalator pada sisi kanan menuju lantai satu. Alternatif lainnya, pengunjung juga dapat menggunakan empat tangga lain yang terdapat di sudut kanan kiri masjid serta satu tangga di bagian belakang masjid.

Ruang utama untuk sholat terletak di lantai satu. Di ruang ini tampak tujuh lekukan berbentuk anak panah dari keramik warna hijau tua pada bagian dindingnya. Bagian tengahnya difungsikan sebagai mihrab dan mimbar. Pada bagian sisi kanan dan kiri ruangan yang berhubungan dengan ruang teras samping ini dibatasi oleh penyekat kayu ukir yang setiap saat bisa dibongkar-pasang. Pengunjung yang berada di ruangan ini dapat melihat kerangka kubah dari dalam. Saat pengunjung mengamati bagian dalam kubah akan tampak lempengan baja tipis pada ketinggian tertentu dengan warna dasar hijau  yang dikelilingi oleh kaca patri berwarna hijau-merah-kuning dan biru. Sehingga, saat matahari bersinar, cahaya yang masuk akan dipantulkan dan membentuk kombinasi warna yang mengagumkan.

Berbeda dengan masjid pada umumnya, penggunaan ornamen kaligrafi dalam masjid ini sangat minim. Ornamen kaligrafi hanya nampak pada dinding bagian atas ruang solat utama (lantai satu) dan sepanjang dinding pada lekukan anak panah di area mihrab dan mimbar. Dengan menggunakan cat warna hijau muda, tampak tulisan ayat-ayat Al-Qur‘an mengitari dinding ruang sholat utama yang juga bisa dilihat dari arah mezanin.

Secara umum, masjid At-Tin dikelilingi oleh koridor-koridor dengan atap yang dibentuk seperti anak panah. Koridor ini merupakan sarana bagi para pengunjung berjalan kaki menuju gedung utama masjid. Selain itu, koridor ini juga sering digunakan untuk sholat, saat jemaah tidak lagi tertampung di dalam masjid. Mungkin, tujuan lain dari pembuatan koridor ini juga untuk menghindari rusaknya taman akibat diinjak oleh pengunjung. Taman ini memang banyak ditumbuhi oleh berbagai jenis tanaman, seperti palm, tanaman merambat, dan rerumputan. Sekilas taman ini nampak seperti padang rumput yang terpetak-petak karena diberi jalur setapak bagi pejalan kaki. Di area rerumputan ini juga terdapat empat kolam air mancur berbentuk bunga mekar yang pada bagian dindingnya bisa difungsikan sebagai kran tempat wudu.

Masjid At-Tin memiliki berbagai fasilitas pendukung seperti warung makan, ruang rekreasi/TV, ruang internet, perpustakaan, rumah dinas Imam Besar, mess muazin, rumah penjaga, ruang kegiatan, ruang kelas, dan lahan parkir yang dapat menampung 100 sepeda motor, 8 bus, dan 350 mobil. Di samping fasilitas-fasilitas pendukung, masjid ini juga sering menyelenggarakan kegiatan seperti diskusi tema khutbah sebelum sholat jumat, kuliah Ahad Duha berbentuk cermah dan diskusi, pengajian tafsir Al-qur‘an (Tafsir Jalalain) setiap Minggu pagi (08.00—11.00 WIB), pengajian karyawan, seminar keagaman, tablig akbar, dan peringatan hari besar Islam.

C. Harga Tiket

Wisatawan yang berkunjung ke masjid ini tidak dipungut biaya.

(Irfan Afifi/wm/35/07-08)

__________

Sumber Foto: toni_wahid



Jika Anda dari luar Yogyakarta, dan ingin mengunjungi tempat ini dengan jasa travel biro, silakan hubungi:

Maharatu Tour and Travel

Jl. Sisingamangaraja No. 27 Yogyakarta.
Telp. +62 274 8373005. Fax. +62 274 379250
Email : maharatu@maharatu.com -maharatu257@yahoo.com
Website : www.maharatu.com


Share
Facebook
Dibaca 15.868 kali
Rating :
Jika Anda pernah mengujungi objek wisata ini, berikan rating dan
komentar untuk menjadi perhatian Dinas Pariwisata atau pengelola
obyek wisata setempat.
Komentar - komentar

iim   09/10/08 10:23
jl. bacang RT.008/01 no. 56 Lubang Buaya Jakarta Timur 13810

mau tau agenda pengajian masjid At-Tin donk...
mau ke sana tapi belum kesampean nich. coz ga tau jadwal ada pengajian or nggak.
_________________
Terima kasih atas atensinya. Anda dapat memperoleh info lebih jauh melalui no telp Pengurus Majid At-Tin di +62-21-87795564, 8779427. Atau bisa juga melalui email: info@at-tin.org.
randy   20/11/08 01:54
jl.kuningan barat iv no.80 rt009/rw03

masjid at-tin sangat bagus, saya suka dengan dekor masjidnya sangat elegan. saya kemarin berkunjung dengan teman" saya dari SMA 28 Oktober 1928. lestarikan kebersihan serta keamanan di masjid at-tin. terima kasih.
tsunny   02/12/08 07:08
Ciracas

Masjid At-Tin tidak kalah menariknya dgn Masjid yg lain. Jika pada saat libur kerja, saya sempatkan ajak anak-anak dan istri ke Masjid At-Tin, bukan hanya untuk Ibadah tetapi juga wisata, karena memang masjid ini sungguh indah dipandang mata. Saran saya : 1). Parkir motor tetap di selatan masjid, 2). Tolong kebersihan kolam didepan masjid dijaga dan juga diisi ikan yg memang pantas, 3). Sebaiknya tidak ada pengemis yg berkeliaran. Wassalam...
Wenny   20/12/08 07:36
Cijantung, Jak-Tim

Assalamualaikum. Iya, masjid At Tin itu memang bagus sekali. apalagi ada warna ungunya, warna favorit saya ^_^. sudah lama sekali saya tidak ke sana, karena domisili saya sekarang di Yogyakarta. rasanya ingin sekali segera ke sana. cita-cita saya adalah mengadakan akad nikah saya di masjid itu nanti. Amin... Oya, apa di masjid At Tin akan ada acara pengajian, mabid atau kajian/muhasabah di malam sebelum 1 Muharram nanti? karena InsyaAllah saya akan berada di Jakarta saat itu...
Sinta   10/07/09 03:38
jateng

Ass... subhnallah... sungguh indah masjid itu. semoga dengan adnya masjid yang begitu megah itu jg myadarkan umat muslim agar senantiasa mengingat-NYA.
M.Novandi   25/08/09 03:17
Jl.Bekasi Timur IV No.9 Jatinegara Jak Tim

masjid yg bukan hanya indah n megah secara fisik, tp jg kegiatan pemakmurannya...
diah fauziah   27/08/09 05:20
JL.H. Baping No. 38 Ciracas Jaktim

Ingin tahu tentang biaya, atau paket pernikahan
yang dilaksanakan di lingkungan Masjid At-Tin...
Thx
Komentar Anda tentang obyek wisata di atas :
Nama : *
Alamat : *
Email : *
URL / Website :
Misal : http://www.wisatamelayu.com/
Komentar - komentar : *
Komentar anda akan dimoderasi oleh administrator terlebih dahulu.
    your browser doesn't support image
Masukkan text diatas
*
   
* = Harus diisi
Fasilitas
  • Hotel
  • Bank
  • ATM dan Penukaran Uang
  • Pusat Informasi Wisata
  • Restoran dan Cafe
  • Biro Perjalanan
  • Souvenir / Cindera Hati
  • Imigrasi
  • Konsulat
  • Terminal Bus
  • Stasiun Kereta Api
  • Pelabuhan Laut / Dermaga
  • Pelabuhan Udara / Bandara
  • Maskapai Penerbangan
  • Kantor Pos
  • Telekomunikasi
  • Rumah Sakit
  • Fotografi & Studio
  • Catering
  • Fasilitas Lainnya
Ads